Dalam dunia media sosial, bahasa terus berkembang dengan cepat. Seringkali, kita menemukan istilah-istilah bahasa Inggris yang diadopsi ke dalam percakapan sehari-hari anak muda Indonesia, baik di Twitter, TikTok, maupun WhatsApp. Salah satu istilah yang belakangan sering muncul adalah "Read Him" atau sering dikaitkan dengan istilah "Reading him".
Istilah ini sebenarnya berakar dari budaya ballroom atau komunitas LGBTQ+ di Amerika Serikat, di mana istilah "reading" berarti memberikan kritik tajam, mengungkap kelemahan seseorang, atau melakukan observasi yang sangat spesifik dan menohok terhadap perilaku seseorang.
Ketika seseorang mengatakan, "I'm reading him," itu berarti orang tersebut sedang membedah karakter atau perilaku si "dia" (laki-laki) dengan sangat teliti, biasanya untuk menunjukkan sisi negatif atau kebodohan orang tersebut agar orang lain menyadarinya.
Di Indonesia, penggunaan "Read Him" tidak jauh berbeda dari makna aslinya, namun disesuaikan dengan konteks obrolan santai. Secara sederhana, "Read Him" bisa diartikan sebagai:
Contoh penggunaan: "Cewek itu bener-bener lagi read him banget ya, dia tahu banget kalau cowok itu cuma manfaatin dia."
Istilah ini menjadi populer karena efisiensinya. Dibandingkan harus menjelaskan panjang lebar bahwa kita sedang mengamati kekurangan seseorang dan mencoba memperingatkan orang lain, cukup dengan mengatakan "sedang me-read dia," lawan bicara sudah langsung paham bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan orang tersebut.
Selain itu, penggunaan bahasa gaul ini juga memberikan kesan bahwa si pembicara adalah orang yang cukup observan atau teliti dalam menilai karakter seseorang. Ini menjadi cara yang modis untuk berbagi informasi atau gosip tentang perilaku seseorang dalam lingkungan pertemanan.
Jadi, jika kamu mendengar seseorang menggunakan istilah "Read Him", jangan bingung. Itu bukan berarti mereka sedang menyuruh orang lain untuk membaca buku tentang seorang pria. Sebaliknya, mereka sedang melakukan observasi mendalam, menilai sifat, dan kemungkinan besar sedang membongkar sisi negatif dari pria yang sedang dibicarakan. Ini adalah bentuk analisis sosial ala anak muda zaman sekarang yang penuh dengan sarkasme dan ketajaman dalam menilai seseorang.