Dalam beberapa tahun terakhir, bahasa gaul di internet berkembang dengan sangat pesat. Salah satu istilah yang kini sering muncul di berbagai platform media sosial seperti TikTok, Twitter, dan Instagram adalah "Negative Aura". Istilah ini sering digunakan dalam bentuk meme untuk menggambarkan kepribadian, situasi, atau pembawaan seseorang yang dianggap tidak menguntungkan, canggung, atau membawa pengaruh yang kurang baik.
Secara harfiah, "aura" merujuk pada pancaran energi yang diyakini mengelilingi seseorang. Dalam konteks meme internet, "Negative Aura" tidak berkaitan dengan hal-hal mistis, melainkan lebih kepada persepsi visual atau perilaku seseorang. Seseorang dikatakan memiliki "negative aura" jika pembawaan mereka secara umum dianggap membuat orang di sekitarnya merasa tidak nyaman, malu, atau merasa ada sesuatu yang "salah" dengan situasi tersebut.
Contoh penggunaan yang populer adalah ketika seseorang melakukan sesuatu yang memalukan atau terlihat sangat tidak percaya diri, sehingga netizen berkomentar, "Aura-nya negatif banget," atau "Dia punya -1000 aura."
Meme yang menggunakan istilah "Negative Aura" biasanya bersifat sarkastik dan observasional. Berikut adalah beberapa situasi yang sering dikaitkan dengan istilah ini:
Popularitas istilah ini didorong oleh budaya "rating aura" yang sempat viral. Banyak pengguna media sosial membuat konten di mana mereka menilai seseorang berdasarkan video singkat, memberikan poin aura mulai dari positif hingga negatif. Angka atau poin yang diberikan berfungsi sebagai bentuk humor untuk mengukur "kewibawaan" atau "keren tidaknya" seseorang secara objektif-subjektif.
Selain itu, istilah ini memberikan cara singkat dan efektif bagi pengguna internet untuk mengomentari perilaku orang lain tanpa harus menggunakan kata-kata kasar. Mengatakan seseorang memiliki "negative aura" terasa lebih seperti bercanda (meskipun tetap bisa menyakitkan bagi subjeknya) dibandingkan dengan kritik langsung yang bersifat menghujat.
Dalam ekosistem meme ini, terdapat lawan kata yaitu "Positive Aura" atau "Level Aura Tinggi". Seseorang dianggap memiliki aura yang tinggi jika mereka melakukan hal-hal yang terlihat keren, santai, atau berwibawa secara alami. Fenomena ini menunjukkan bagaimana internet senang mengategorikan manusia ke dalam kotak-kotak kecil berdasarkan perilaku yang tertangkap kamera.
Penggunaan istilah "Negative Aura" dalam meme internet adalah cerminan dari budaya pop masa kini yang serba cepat dan berbasis visual. Meskipun awalnya dimulai sebagai lelucon, istilah ini telah menjadi kosakata standar bagi Gen Z dan milenial untuk menertawakan kecanggungan sosial yang kita semua alami sesekali.
Penting untuk diingat bahwa di balik meme ini, subjek yang dibicarakan adalah manusia nyata. Menggunakan istilah ini untuk sekadar bersenang-senang dalam konteks komedi ringan adalah hal yang umum, namun bijak dalam berkomentar tetap menjadi kunci agar internet tetap menjadi tempat yang inklusif bagi semua orang.