Kalau kamu sering nongkrong di komunitas pecinta anime, manga, atau bahkan serial televisi, pasti pernah dengar istilah "Filler Arc". Tapi, apa sebenarnya arti istilah ini kalau dibawa ke percakapan santai atau bahasa gaul sehari-hari?
Dalam dunia hiburan, filler arc adalah bagian dari cerita yang tidak ada di sumber aslinya (seperti manga atau novel). Tujuannya sederhana: "mengisi" waktu supaya serial tersebut tetap tayang sementara penulis cerita aslinya sedang mengejar ketertinggalan produksi. Biasanya, cerita filler dianggap tidak terlalu penting buat plot utama.
Di kalangan anak muda, istilah "filler arc" sering dipakai sebagai metafora untuk menggambarkan momen atau fase dalam hidup yang terasa membosankan, tidak punya tujuan jelas, atau cuma "numpang lewat" sebelum masuk ke babak kehidupan yang lebih seru.
Contoh penggunaan: "Gue lagi ngerasa hidup gue lagi di fase filler arc nih. Kerjaan gitu-gitu aja, nggak ada tantangan, cuma nunggu sesuatu yang lebih seru kejadian."
Biasanya, istilah ini dipakai kalau kamu merasa:
Dalam bahasa gaul, meskipun terdengar seperti keluhan, banyak orang sadar kalau filler arc itu perlu. Seperti di anime, kadang karakter butuh waktu untuk "latihan" atau sekadar istirahat sebelum melawan bos besar. Jadi, kalau kamu merasa hidupmu sedang "filler", bisa jadi itu adalah waktu yang tepat buat self-care atau persiapan sebelum kamu masuk ke "main story" atau babak kehidupan yang lebih menantang.
Jadi, kalau lain kali kamu merasa hidupmu terasa datar-datar saja, jangan berkecil hati. Anggap saja kamu sedang menjalani filler arc sambil menunggu episode seru selanjutnya, nikmati saja dulu masa-masa tenang ini.