Di era media sosial yang berkembang pesat saat ini, kosakata bahasa Inggris sering kali diserap ke dalam percakapan sehari-hari anak muda di Indonesia. Salah satu istilah yang belakangan ini sering muncul, baik di TikTok, Twitter (X), maupun Instagram, adalah "Boyhood". Namun, apakah maknanya sama dengan definisi kamus atau justru ada pergeseran makna dalam pergaulan?
Secara harfiah, boyhood berasal dari bahasa Inggris yang berarti "masa kanak-kanak laki-laki". Istilah ini merujuk pada fase transisi atau periode waktu ketika seorang laki-laki masih berada di usia muda atau remaja sebelum ia benar-benar beranjak dewasa.
Dalam konteks bahasa gaul atau tren media sosial, boyhood tidak lagi hanya sekadar menjelaskan fase usia. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan "sisi kekanak-kanakan" atau "hobi khas laki-laki" yang tetap dibawa meski seseorang sudah beranjak dewasa. Ini adalah cara anak muda meromantisasi hal-hal sederhana yang membuat laki-laki merasa senang.
Ada beberapa situasi di mana istilah boyhood sering disematkan dalam percakapan netizen, di antaranya:
Tren ini populer karena adanya kebutuhan untuk melepaskan beban hidup sebagai orang dewasa (adulting). Menjadi dewasa sering kali dikaitkan dengan stres, tanggung jawab, dan tekanan pekerjaan. Dengan menggunakan istilah boyhood, seseorang merasa memiliki izin untuk bersenang-senang seperti saat mereka kecil dulu tanpa harus merasa bersalah.
Selain itu, media sosial membuat banyak orang merasa terhubung ketika melihat orang lain melakukan hal yang sama. Fenomena ini menunjukkan bahwa meskipun seseorang sudah tua secara usia, jiwa "anak laki-laki" di dalam diri mereka tidak akan pernah benar-benar hilang.
Secara singkat, jika seseorang menyebut istilah boyhood dalam percakapan sehari-hari, mereka kemungkinan besar sedang membicarakan sisi nostalgia, hobi masa kecil, atau kesenangan sederhana yang membuat mereka merasa nyaman dan "muda kembali". Ini adalah istilah yang positif, yang merayakan sisi humanis dan santai dari kepribadian seseorang.
Jadi, jangan heran jika suatu saat teman Anda mengatakan, "Wah, ini momen *boyhood* banget," saat kalian sedang asyik bermain game atau berkumpul melakukan hobi masa kecil. Mereka hanya sedang menikmati fase di mana tanggung jawab dewasa sejenak diistirahatkan.